Laporan dari Barcelona: Ketika Budaya Sepak Bola Indonesia Ditiru Negara Lain – Indonesia

Posted on

Barcelona – Di Indonesia, sudah menjadi hal biasa ketika seorang anak mencium tangan orang yg lebih tua. Budaya ini pun dibawa oleh tim-tim U-12 Indonesia yg berlaga di Final Dunia Danone Nations Cup.

Menurut Manajer Marketing Danone-AQUA Indonesia, Jeffri Ricardo, ada hal unik soal budaya ini. Beberapa tahun lalu, banyak anak-anak dari negara lain kaget ketika melihat budaya anak- anak Indonesia yg masuk lapangan & mencium tangan pelatih, wasit, & ofisial pertandingan.

Judi.biz

Agen Bola SBOBET

  • Laporan dari Barcelona: ASIOP Tak Gentar Masuk Grup Neraka Danone Nations Cup
  • Indonesia Bidik 45 Medali Emas di SEA Games 2019
  • Terbang ke Barcelona, 2 Tim Indonesia Apungkan Mimpi Tinggi di Danone Nations Cup
  • Di Indonesia, hal tersebut merupakan tanda bahwa para pemain menghormati mereka yg lebih tua atau dituakan. Sementara di negara lain, takpernah diajarkan hal semacam itu.

    Lucunya, para anak-anak dari negara lain kemudian mengikuti budaya ini. “Mereka bingung karena di negara mereka enggak ada yg semacam itu, tapi kemudian mereka malah mengikuti,” mengatakan Jeffri seraya diikuti gelak tawa.

    Jeffri juga menjelaskan, dua tim U-12 Indonesia (ASIOP Apacinti & FOSSBI Rajawali Muda) yg berangkat tahun ini ke Barcelona untuk mengikuti Final Dunia Danone Nations Cupmendapatkan berbagai “kursus”.

    Mulai dari bahasa Inggris & bahasa Spanyol hingga pengenalan sejarah mengenai turnamen & stadion yg akan menjadi arena pertandingan.

    “Kami juga mengajari basic knowledge. Detail info yg perlu mereka tahu untuk di Barcelona, termasuk juga jenis makanan yg harus mereka makan. Jangan hingga perut mereka mules & besoknya tidak dapat bertanding.”

    “Kami ajari fair play, disiplin. Kami lebih fokus mengajari mereka untuk jadi manusia yg lebih baik selain sepak bola,” Jeffri menambahkan.

    Source: Bola.com